Newest Post

One Ok Rock - Heartache

| Minggu, 25 Januari 2015
Baca selengkapnya »
One Ok Rock - Heartache (Sakit Hati)
Rurouni Kenshin: The Legend End Ending Song



ROMAJI:

So they say that time
Takes away the pain
But I’m still the same
And they say that I
Will find another you
That can’t be true

Why didn’t I realize?
Why did I tell lies?
Yeah I wish that I could do it again
Turnin’ back the time
back when you were mine (all mine)

So this is heartache?
So this is heartache?
hiroi atsumeta koukai wa,
namida e to kawari oh baby

So this is heartache?
So this is heartache?
ano hi no kimi no eiga wa
omoide ni kawaru
I miss you

Boku no kokoro o
yuitsu mitashite satte yuku
Kimi ga
Boku no kokoro ni
Yuitsu furareru koto ga dekita
Kimi wa
Oh baby

Mou inai yo mou nanimo nai yo
Yeah I wish that I could do it again
Turnin’ back the time
back when you were mine (all mine)

So this is heartache?
So this is heartache?
hiroi atsumeta koukai wa,
namida e to kawari oh baby

So this is heartache?
So this is heartache?
ano hi no kimi no eiga wa
omoide ni kawaru
I miss you

It’s so hard to forget
Kataku musunda sono musubime wa
Yeah so hard to forget
Tsuyoku hikeba hiku hodo ni

You and all the regret
hodokenaku natte hanare renaku natta
Ima wa tsurai yo sore ga tsurai yo
Sugu wasuretai yo kimi o

So this is heartache?
So this is heartache?
hiroi atsumeta koukai wa,
namida e to kawari oh baby

So this is heartache?
So this is heartache?
ano hi no kimi no eiga wa
omoide ni kawaru
I miss you
I miss you
I miss you
I miss you



INDONESIA:

Jadi mereka bilang bahwa waktu
menghapuskan rasa sakit
Tapi aku masihlah sama
Dan mereka bilang bahwa aku
akan temukan dirimu yang lain
Itu tak benar

Mengapa tak aku sadari?
Mengapa aku berbohong?
Ya, aku berharap aku bisa melakukannya lagi
Membalikkan waktu
Kembali ke saat kau jadi milikku (milikku)

Jadi inikah sakit hati?
Jadi inikah sakit hati?
Penyesalan yang didapat
berubah menjadi air mata, oh sayang

Jadi inikah sakit hati?
Jadi inikah sakit hati?
Senyumanmu di hari itu
berubah menjadi kenangan
Aku merindukanmu

Hanya dirimu yang mengisi hatiku dan kau pergi
Hanya dirimu yang bisa menyentuh hatiku
Oh sayang

Tak ada lagi, tak ada apapun lagi
Ya, aku harap aku bisa melakukannya lagi
Membalikkan waktu
kembali ke saat dirimu jadi milikku (milikku)

Jadi inikah sakit hati?
Jadi inikah sakit hati?
Penyesalan yang didapat
berubah menjadi air mata, oh sayang

Jadi inikah sakit hati?
Jadi inikah sakit hati?
Senyumanmu di hari itu
berubah menjadi kenangan
Aku merindukanmu

Sangat sulit untuk dilupakan
Simpul itu mengikatku erat
Ya, sangat sulit untuk dilupakan
saat semakin kuat aku menariknya

Dirimu dan segala penyesalan
Semakin tak mungkin terlepaskan dan akhirnya kita berpisah
Sekarang terasa sakit, ini menyakitkan
Aku ingin segera melupakanmu

Jadi inikah sakit hati?
Jadi inikah sakit hati?
Penyesalan yang didapat
berubah menjadi air mata, oh sayang

Jadi inikah sakit hati?
Jadi inikah sakit hati?
Senyumanmu di hari itu
berubah menjadi kenangan
Aku merindukanmu
Aku merindukanmu
Aku merindukanmu
Aku merindukanmu

One Ok Rock - Heartache

Posted by : yuliarie11
Date :Minggu, 25 Januari 2015
With 0komentar

Fenomena Astronomi yang Tidak Boleh Dilewatkan di Tahun 2015

| Sabtu, 17 Januari 2015
Baca selengkapnya »
Di tahun 2015 ini, ada banyak sekali event atau fenomena astronomi yang tidak boleh dilewatkan (selain hujan meteor). Beberapa diantaranya adalah:




1. Bulan Purnama Apogee, 4 Februari 2015
Bulan purnama apogee terjadi dimana Bulan mencapai fase purnama di dekat titik terjauh dari Bumi atau apogee. Karena berada di titik terjauh, maka bulan purnama kali inipun akan terlihat lebih kecil dan lebih redup dari bulan purnama pada umumnya. Bulan purnama kali ini berdiamater 29,54 menit busur atau menjadi yang terkecil dan teredup ke-2 selama tahun 2015.

2. Oposisi Jupiter, 7 Februari 2015
Oposisi jupiter terjadi saat Matahari-Bumi-Jupiter berjejer berurutan. Pada hari ini Jupiter akan terlihat sepanjang malam di sisi yang berseberangan dengan Matahari. Dengan kata lain, Jupiter akan terbit di timur ketika Matahari terbenam di barat, di meridian ketika tengah malam, dan tenggelam di barat ketika Matahari terbit di timur. Jupiter akan terlihat sebagai bintang putih terang dengan magnitudo -2,6. Dengan teleskop, Jupiter akan terlihat sedang purnama. Ini adalah waktu terbaik untuk mengamati Jupiter.

3. Bulan Purnama Apogee, 6 Maret 2015
Bulan kembali mencapai fase purnama di dekat titik terjauh dari Bumi atau apogee. Bulan purnama kali ini berdiameter sudut hanya 29,39 menit busur atau terkecil dan teredup selama tahun 2015. Bulan purnama yang lebih kecil dan redup dari ini baru akan terjadi pada 27 Januari 2032. Bulan purnama yang berukuran kecil dan bersinar temaram tentu menarik untuk disaksikan.

4. Gerhana Matahari Total, 20 Maret 2015
Pada 20 Maret 2015, akan terjadi gerhana matahari total dimulai pkl. 16.09.33 WIB dan berakhir pukul 17.21.22 WIB yang dapat dilihat di wilayah Eropa, Afrika Utara dan Asia Utara. Sayangnya gerhana matahari ini tidak dapat terlihat di wilayah manapun di Indonesia. Namun Indonesia dapat menikmati indahnya gerhana matahari total pada 9 Maret 2016 di Sumatra Selatan, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Tengah.

5. Gerhana Bulan Total, 4 April 2015
Seluruh Indonesia kembali akan menyaksikan gerhana bulan total saat senja. Ini adalah gerhana bulan pertama dari dua gerhana bulan tahun ini. Sayangnya pada gerhana bulan berikutnya yang terjadi pada 28 September 2015 tidak ada satupun wilayah Indonesia yang dapat menyaksikan. Praktis ini adalah satu-satunya kesempatan menyaksikan gerhan bulan di Indonesia selama tahun 2015. Gerhana bulan ini akan berlangsung antara pukul 17:15 s/d 20:45 WIB untuk fase gerhana sebagian. Sedangkan untuk fase gerhana total akan berlangsung antara 18:54 s/d 19:06 WIB.

6. Bulan Purnama Apogee, 4 April 2015
Bersamaan dengan gerhana bulan total, Bulan pun akan mencapai fase purnama di dekat titik terjauh dari Bumi atau apogee. Kali ini Bulan akan berdiamater 29,65 menit busur atau menjadi yang terkecil dan teredup ke-3 selama tahun 2015. Pemandangan bulan purnama yang berukuran kecil dan redup ditambah sedang dalam gerhana bulan total tidak boleh dilewatkan.

7. Oposisi Saturnus, 23 Mei 2015
Setelah Jupiter, kini giliran Saturnus yang berjajar lurus dengan Bumi dan Matahari. Saturnus akan terlihat sepanjang malam di sisi yang berseberangan dengan matahari. Saturnus akan terlihat sebagai bintang putih terang dengan magnitudo 0. Dengan teleskop, Saturnus akan terlihat purnama dihiasi oleh cincinnya. Ini adalah waktu terbaik mengamati Saturnus.

8. Istiwa' Adhom, 28 Mei 2015
Pada 28 Mei pukul 16:18 WIB Matahari berada tepat di atas Ka'bah, kiblat umat muslim. Jadi dengan menghadap ke arah Matahari akan sama artinya dengan menghadap tepat ke arah kiblat. Dan juga seluruh pangkal bayangan benda yang berdiri tegak pun akan mengarah ke arah kiblat. Dengan begitu peristiwa ini dapat digunakan untuk mengoreksi atau meluruskan arah kiblat bagi seluruh umat muslim secara praktis dan akurat. Peritiwa ini akan kembali terulang pada tanggal 16 Juli 2015.

9. Elongasi Maksimum Venus, 7 Juni 2015
Venus mencapai ketinggian maksimum di langit barat saat senja. Ketinggiannya mencapai 45,4 derajat dari Matahari. Venus terlihat sebagai bintang putih sangat terang dengan magnitudo -4,3. Dengan ketinggian maksimum dan cahaya sangat terang, Venus tentu sangat menawan untuk diamati. Setelah itu, ketinggian Venus akan berkurang hingga akhirnya berada di sisi Matahari sehingga tak terlihat pada pertengahan Agustus 2015 dan setelah itu akan terlihat kembali di langit timur saat fajar.

10. Konjungsi Venus dan Jupiter, 1 Juli 2015
Lagi-lagi pada waktu senja di langit barat akan terlihat dua bintang terang saling berdekatan. Kedua bintang itu adalah "jelmaan" dari Venus sebagai bintang putih sangat terang bermagnitudo -4,4 dan Jupiter sebagai bintang putih terang bermagnitudo -1,8. Keduanya akan terlihat sangat dekat dengan jarak sekitar 20,1 menit busur atau hanya sekitar 2/3 diamater bulan.

11. Komet Pan-STARRS (C/2014 Q1) Kemungkinan Terlihat, 7 Juli 2015
Komet Pan-STARRS (C/2014 Q1) baru di temukan pada pertengahan tahun 2014. Diperhitungkan komet ini akan mencapai titik terdekat dari Matahari sejauh 0,315 AU pada hari ini. Dengan jaraknya yang cukup dekat, komet ini diperkirakan akan mencapai terang maksimum hingga magnitudo 3,1. Itu artinya, meski tidak sangat terang, komet ini masih bisa terlihat secara langsung. Komet ini bisa diamati di langit barat sesaat setelah matahari terbenam.

12. Bulan Purnama Perigee, 30 Agustus 2015
Kebalikan dari bulan purnama apogee, bulan purnama perigee terjadi ketika Bulan mencapai fase purnama di dekat titik terdekat dari Bumi atau perigee. Dengan jaraknya yang lebih dekat, maka bulan purnama perigee akan terlihat lebih besar dan terang. Bulan purnama perigee kali ini berdiamater sudut 33,27 menit busur atau menjadi yang terbesar dan terterang ke-2 selama tahun 2015.

13. Gerhana Matahari Sebagian, 13 September 2015
Sama seperti gerhana bulan total pada tanggal 20 Maret 2015, peristiwa gerhana matahari sebagian ini tidak dapat di amati di wilayah manapun di Indonesia. Gerhana matahari ini terjadi di wilayah bumi bagian utara.

14. Bulan Purnama Perigee, 28 September 2015
Bulan kembali mencapai fase purnama di dekat titik terdekat dari Bumi atau apogee. Kali ini Bulan berdiamater sudut hingga 33,47 menit busur atau menjadi yang terbesar dan terterang selama tahun 2015. Bulan purnama yang lebih besar dan terang dari ini baru akan terjadi pada 14 November 2016. Pemandangan bulan purnama yang besar dan terang tentu akan sangat mempesona untuk disaksikan.

15. Elongasi Maksimum Venus, 26 Oktober 2015
Kini Venus ada di ketinggian maksimumnya di langit timur saat fajar. Ketinggiannya mencapai 46,6 derajat dari Matahari. Venus akan terlihat sebagai bintang putih sangat terang dengan magnitudo -4,4. Dengan ketinggian maksimum dan cahayanya yang sangat terang akan membuat Venus sangat mudah dan indah untuk diamati. Setelah hari ini Venus akan perlahan-lahan semakin rendah hingga berada di sisi Matahari hingga mulai terlihat di langit barat saat senja pada pertengahan tahun 2016.

16. Konjungsi Venus dan Jupiter, 26 Oktober 2015
Venus dan Jupiter kembali terlihat berdekatan, namun kali ini di langit timur waktu fajar. Venus yang berada di ketinggian maksimum akan terlihat sebagai bintang putih sangat terang bermagnituo -4,4 dan Jupiter akan terlihat sebagai bintang putih terang bermagnitudo -1,8. Keduanya terlihat terpisah sejauh 1 derajat atau hampir 2 kali diamater sudut bulan.

17. Bulan Purnama Perigee, 27 Oktober 2015
Bulan kembali akan mencapai fase purnama di dekat titik terjauh dari Bumi atau perigee. Kali ini bulan purnama akan berdiamater 33,24 menit busur atau menjadi yang terbesar dan terterang ke-3 pada tahun 2015. Bulan purnama perigee kali ini hanya sedikit lebih kecil dari bulan purnama perigee pada 30 Agustus 2015.

18. Konjungsi Venus, Jupiter dan Mars, 28 Oktober 2015
Kini 3 planet sekaligus, yakni Venus, Jupiter dan Mars, akan terlihat berdekatan. Venus masih terlihat sebagai bintang putih sangat terang bermagnitudo -4,4, Jupiter terlihat sebagai bintang putih terang bermagnitudo -1,8 dan Mars terlihat sebagai bintang merah terang bermagnitudo 1,7. Venus akan terlihat berada diantara Jupiter dan Mars dimana jarak Venus ke kedua planet sekitar 2,5 derajat.








Source: dari berbagai sumber

Fenomena Astronomi yang Tidak Boleh Dilewatkan di Tahun 2015

Posted by : yuliarie11
Date :Sabtu, 17 Januari 2015
With 0komentar

Hujan Meteor yang Tidak Boleh Dilewatkan di Tahun 2015

|
Baca selengkapnya »
Di tahun 2015 ini, ada banyak sekali event atau fenomena astronomi yang tidak boleh di lewatkan. Salah satunya adalah fenomena hujan meteor atau meteor shower.




Hujan meteor yang akan terjadi di tahun 2015 ini, diantaranya adalah:

1. Hujan meteor Quadrantids, 3-4 Januari 2015
Sayang sekali hujan meteor ini sudah lewat ketika postingan ini di publish. Namun, sekadar info tentang hujan meteor Quadrantids ini bisa menghasilkan sekitar 120 meteor per jam, dan puncak hujan meteor ini cenderung berlangsung hanya beberapa jam, dan tidak selalu datang pada waktu yang tepat.

Titik radian hujan meteor ini adalah rasi bintang Bootes. Anda akan menemukan Bootes dekat Big Dipper (rasi bintang Biduk) atau di langit Timur Laut mulai setelah tengah malam sampai terbit fajar. Karena rasi bintang Bootes terlalu condong ke Utara bagi pengamat di Indonesia, meteor-meteor yang melintas tidak sebanyak di belahan Bumi Utara. Namun akan tetap ada 10-20 meteor per jam. Selain itu, tahun ini hujan meteor Quadrantids bersamaan dengan bulan yang hampir purnama, sehingga semakin menyulitkan pengamatan.

2. Hujan meteor Lyrids, 22-23 April 2015
Hujan meteor Lyrid berlangsung dari sekitar tanggal 16 hingga 25 April 2015. Meteor pada hujan meteor Lyrid cenderung terang dan sering meninggalkan jejak asap. Sekitar 10-20 meteor per jam akan muncul pada puncaknya.
Titik radian hujan meteor Lyrids adalah dekat bintang Vega di rasi Lyra yang berada di meridian utara waktu menjelang fajar. Beruntung Bulan sedang dalam fase sabit awal sehingga akan terbenam sebelum tengah malam sehingga tidak akan ada menghalagi pengamatan.

3. Hujan meteor Eta Aquarids, 5-6 Mei 2015
Hujan meteor Eta Aquarids berlangsung antara tanggal 19 April s/d 28 Mei 2015. Pada puncaknya diperkirakan akan terlihat 10 hingga 50 meteor tiap jam. Titik radian hujan meteor Eta Aquarids adalah dekat bintang Eta Aquarius di rasi Aquarius yang berada di arah timur setelah tengah malam hingga matahari terbit. Namun Bulan yang baru mencapai fase purnama 4 hari sebelumnya kemungkinan masih cukup terang sehingga menghalangi terlihatnya meteor-meteor redup.

4. Hujan meteor Delta Aquarids, 28-29 Juli 2015
Hujan meteor Delta Aquarids berlangsung antara tanggal 8 Juli s/d 19 Agustus 2015. Pada puncaknya diperkirakan akan terlihat hingga 20 meteor tiap jam. Titik radian hujan meteor Delta Aquarids adalah arah rasi Aquarius yang berada tepat di atas pada waktu dini hari. Sayangnya Bulan yang menjelang purnama akan cukup terang dan menggangu terlihatnya meteor-meteor redup saat pengamatan.

5. Hujan meteor Perseids, 12-13 Agustus 2015
Inilah hujan meteor terbaik tahun 2015. Hujan meteor Perseids berlangsung antara tanggal 17 Juli s/d 24 Agustus 2015. Puncaknya yang berada di tengah musim kemarau dan Bulan menjelang fase baru akan membuat langit malam cerah dan gelap gulita sehingga meteor-meteor redup sekalipun terlihat jelas. Diperkirakan Perseids yang tercatat sebagai hujan meteor paling banyak menghasilkan fireball ini akan menghasilkan hingga 100 meteor tiap jam saat puncaknya. Titik radian hujan meteor Perseids adalah arah rasi Perseus yang berada di timur laut setelah tengah malam hingga menjelang matahari terbit.

6. Hujan meteor Draconids, 8-9 Oktober 2015
Titik radian untuk hujan meteor Draconid hampir bertepatan dengan kepala dari rasi bintang Draco di langit utara. Itu sebabnya belahan Bumi Utara menjadi lokasi terbaik pengamatan hujan meteor ini. Hujan meteor Draconid adalah hujan meteor yang "lesu". Tahun 2014 yang lalu, hanya ada 5-10 meteor per jam saat puncaknya. Jadi, berharaplah tahun ini berubah menjadi spektakuler!

7. Hujan meteor Orionids, 21-22 Oktober 2015
Hujan meteor Orionids berlangsung antara tanggal 2 Oktober s/d 7 November 2015. Pada puncaknya diperkirakan akan terlihat hingga 25 meteor tiap jam. Titik radian hujan meteor Orionids adalah arah rasi Orion yang berada tepat di atas waktu dini hari. Bulan yang baru meninggalkan fase kuartir awal akan terbenam tidak lama setelah lewat tengah malam sehingga tidak akan menggangu pengamatan.

8. Hujan meteor Taurids, 5-6 November 2015
Hujan meteor ini tidak memiliki intensitas yang besar. Diprediksi hanya akan ada 5 hingga 10 meteor per jam saat puncaknya. Hujan meteor ini muncul dari rasi bintang Taurus. Hujan meteor ini kadang menciptakan fireball yang menakjubkan jika Anda sabar mengamatinya.

9. Hujan meteor Leonids, 17-18 November 2015
Hujan meteor Leonids berlangsung antara tanggal 10 s/d 23 November 2015. Pada puncaknya diperkirakan akan terlihat 10 hingga 20 meteor tiap jam. Meteor Leonids akan terlihat melesat dari arah rasi Leo yang berada di timur setelah tengah malam hingga menjelang matahari terbit. Bulan yang menjelang fase kuartir awal akan terbenam sebelum tengah malam sehingga tidak akan menggangu pengamatan.

10. Hujan meteor Geminids, 13-14 Desember 2015
Geminids adalah hujan meteor berlangsung antara tanggal 7 s/d 17 Desember 2015. Pada puncaknya diperkirakan akan terlihat hingga 90 meteor tiap jam. Meteor Geminids akan terlihat melesat dari arah rasi Gemini yang berada di barat waktu dini hari hingga menjelang matahari terbit. Bulan yang sedang fase sabit awal akan terbenam sebelum tengah malam sehingga tidak akan menggangu pengamatan.

11. Hujan meteor Ursids, 22-23 Desember 2015
Hujan meteor Ursids berlangsung antara tanggal 17 s/d 23 Desember 2015. Pada puncaknya diperkirakan akan terlihat hingga 10 meteor per jam. Titik radian hujan meteor Ursids adalah rasi Ursa Minor yang berada di langit bagian utara sehingga pengamat yang berada pada lintang selatan akan sulit mengamatinya. Selain itu, hujan meteor Ursids bertepatan dengan fase bulan purnama, sehingga akan mengganggu terlihatnya meteor-meteor redup.







Source: dari berbagai sumber

Hujan Meteor yang Tidak Boleh Dilewatkan di Tahun 2015

Posted by : yuliarie11
Date :
With 1 komentar:

"Farewell" ~Kimi ni Todoke Oneshoot Fanfiction~

| Kamis, 08 Januari 2015
Baca selengkapnya »

Karena beberapa kali mencoba ke Fanfiction tetap tidak bisa, dengan putus asa akhirnya saya posting di sini :'(
Mohon kritik dan sarannya dari semua yang membaca. hehhehehe
dan selamat menikmati :)


“Farewell”

Kimi ni Todoke Fanfiction  ®Karuho Shiina

Pairing
Kurumi & Kazehaya,
Sawako & Kazehaya

Summary
Seorang gadis cantik dan ceria yang selalu dihantui oleh masa lalu, mencoba bergerak, maju, melepaskan diri. Dan perpisahan sekolah adalah perpisahan yang sebenarnya/bad summary/

 


  
=o=o=o=o=o=

Disuatu sore, dalam sebuah kamar yang dipenuhi aura feminim dan rapi, seorang gadis duduk manis di atas kasurnya dengan jari-jari yang menari indah diatas keyboard notebook pink kesayangannya. Matanya sembab terlihat habis menangis.

Besok adalah hari perpisahan sekolah. Hari terakhir aku bisa bertemu dengan Kazehaya. Kazehaya-kun adalah cinta pertamaku. Aku jatuh cinta padanya sejak SMP. Sudah lama sekali. Tapi, hingga hari ini, aku tidak bisa sedikit pun melupakannya. Meskipun aku tahu persis bahwa Kazehaya sangat menyukai Sawako, tapi aku tidak bisa melupakan perasaanku.
Ne, kenapa aku bisa memiliki rasa sedalam ini? Padahal Kazehaya tidak pernah melihatku seperti ia melihat Sawako-chan. Aku tahu itu. Hanya saja, terlalu sulit untuk melupakannya
.

*klik*
Layar notebook ku tutup dengan cukup keras.

“Aaahhhh.. ini merepotkan!!” aku berteriak keras dalam kamarku.

“Kakak! Berisik! Aku sedang belajar, kau tahu?!” adikku yang kamarnya tepat berada disebelah kamarku berteriak karena merasa terganggu oleh teriakanku.

“Kau juga berisik, Shou”


Aku berjalan keluar kamar, berusaha mencari suasana baru. Mungkin akan sedikit menenangkan pikiranku, dan mungkin saja aku bisa melupakannya, pikirku.

Ketika melewati sebuah taman, terlihat banyak sekali anak-anak yang bermain disana. Terlintas kenangan ketika aku dan Kazehaya bermain disana saat SMP. Hatiku terasa seperti tertusuk-tusuk. Sakit.

Aku segera pergi dari taman itu. Berjalan melintasi perempatan yang ramai. Lampu pejalan kaki berwarna merah. Mobil-mobil berlalu-lalang dengan cepat dihadapanku. Udara bergerak cepat membelai wajah dan rambutku.

Seketika pikiranku memasuki kembali ruang memori masa lalu ku saat SMP. Dan Kazehaya berada disana.

"6 tahun ya.. Perasaanku tidak pernah berubah." Tanpa sadar aku bergumam.

Orang-orang disekitarku mulai bergerak. Lampu pejalan kaki telah berubah hijau tanpa aku sadari. Dengan gontai aku berjalan, menyeberangi zebracross dalam keramaian yang tak bersahabat.

"Harus berapa banyak memori untuk menyimpan semua kenangan ini..?"

Aku tak dapat berpikir jernih. Tubuhku lemas tertelan ruang memori pedih yang tersebar disetiap sudut jalan yang ku lewati. Terlalu banyak memori di kota ini, pikirku.

“Mungkin keputusanku untuk melanjutkan kuliah di luar kota adalah pilihan yang tepat.”

*bruk*
Aku menabrak seseorang akibat terlalu lama memikirkan masa lalu, sambil melamun pula.

“Maaf.. Maaf.. Aku tadi tidak melihat sekitarku. Maaf..”

 Aku meminta maaf dengan panik. Cukup panik untuk orang yang terkenal selalu cool di sekolah.

“Kurumi.”

 Aku mendongak dan kaget. Kazehaya berdiri tepat dihadapanku.

“Apa ini mimpi? Seseorang yang baru saja mengisi seluruh pikiranku berdiri dihadapanku.”pikirku.  

“Kenapa kamu berjalan sambil melamun begitu?” suara Kazehaya langsung mengisi otakku.

“Aku tidak sedang melamun kok, Kazehaya.” Aku memberikan senyuman termanis yang bisa ku berikan.

“Berhati-hatilah kalau sedang berjalan di luar. Kamu bisa terlibat kecelakaan atau kecopetan.”

“Tenang saja. Aku akan selalu berhati-hati. Aku kan Kurumi yang kuat.” Aku bahagia bisa bertemu dengan Kazehaya. Sudah cukup lama terakhir kalinya aku bertemu dengannya. Rasanya seperti keajaiban, terlebih besok adalah hari terakhirku bisa berbicara dengannya.

“Kazehaya, tumben ada disekitar sini?” ya, rumah Kazehaya cukup jauh dari sini. Makanya, bisa bertemu dengannya di daerah ini adalah suatu keajaiban.

“Ah. Aku sedang menemani Sawako untuk membeli perlengkapan untuk perpisahan besok.”


Degh.
Rasanya hatiku tertusuk oleh sebuah pedang tajam. Sakit sekali.
Aku baru menyadari bahwa Sawako berdiri disebelah Kazehaya sejak tadi.  





“Ah.. begitu.. Kalian sedang nge-date ya.” Aku mencoba tersenyum iseng,  dan mencoba mengendalikan perasaanku. Meskipun aku mengerti senyumanku pasti sangat menyakitkan untuk dilihat. Ya, senyuman paslu itu pasti terlihat jelas diwajahku.

“Ki.. kita tidak sedang nge-date kok.” Kazehaya dan Sawako menjawab bersamaan. Ku lihat wajah Kazehaya memerah. Begitu pula Sawako.

“Hmmm... Kalian benar-benar kompak ya.” Aku tersenyum melihat tingkah mereka. Namun, hatiku sakit. Aku ingin segera meninggalkan mereka.

“Ja.. Kalau begitu, sampai jumpa besok saat perpisahan ya. Selamat berkencan.” Aku mencoba tersenyum lebar pada kedua pasangan itu. Kemudian berlalu pergi dengan hati yang tercabik-cabik.

"If it will ends like this, why do you keep on appearing.. When I'm in the middle of moving on?"

=o=o=o=o=o=

Aku melarikan diri dari keramaian. Keramaian yang menyiksa. Keramaian yang menekanku, dan juga perasaanku.

Setelah melihat Kazehaya dan Sawako berjalan bersama tadi, hatiku menjadi sangat sakit. Aku masih tidak bisa percaya bahwa Kazehaya memilih Sawako dibandingkan aku. Air mata jatuh membentuk segaris sungai kecil di wajahku.


 


Ah.. Memori memalukan saat itu kembali terngiang di pikiranku. Ketika pertama kalinya aku menyatakan perasaanku pada Kazehaya. Aku masih belum sepenuhnya percaya bahwa saat itu aku yang terkenal sangat cool dan terlihat tidak pernah tertarik pada siapapun, menyatakan perasaannya pada seseorang. Tapi aku bahagia. Meskipun pada akhirnya jawaban yang aku peroleh adalah penolakan, seperti yang telah aku perkirakan. Kazehaya memang terlalu baik. Ia selalu baik pada siapapun.
 
Tanpa sadar seulas senyum muncul menghiasi wajahku yang penuh dengan air mata. Aku menangis, tapi juga tersenyum. “Ekspresi yang aneh untuk seorang Kurumi.” Gumamku dalam kesendirian.

“Apa yang akan ku lakukan saat perpisahan besok ya,” pikirku.

“Ah.. Mungkin aku harus mengembalikan senyuman ceria seorang ‘Kurumi’ besok.”

=o=o=o=o=o=

Triiiiiiiiinnnnnnnnnggggggggg.......
Triiiiiiiiinnnnnnnnnggggggggg.......

Alarm ku sudah berteriak ribut pukul 4 pagi. Mungkin aku terlalu pagi memasang alarm hari ini. Entahlah.. Padahal aku tidak benar-benar mengharapkan hari ini datang.

Ya, hari perpisahan sekolah.
Hari terakhir untuk semuanya, sekaligus awal perjalanan yang sesungguhnya. Aku menantikannya.. tapi juga menghindarinya. Semuanya terasa terlalu rumit dan berputar-putar. Aku ingin segera pergi saja. Tapi, Kurumi adalah seseorang yang kuat. Kurumi pasti bisa melewatinya. Aku memberi semangat pada diriku sendiri.

Aku bersiap-siap. Lama sekali. Entah apa yang ada di pikiranku. Tubuhku masih berada disini, di Bumi. Tapi pikiran dan jiwaku sepertinya telah melayang pergi ke negeri di atas angin. Aku membayangkan hal-hal yang mungkin terjadi hari ini. Dan bagamana caraku untuk menghadapi semuanya.

“Ah.. tak perlu dipikirkan! Cukup hadapi saja, Kurumi!” Aku tersenyum lebar di depan cermin. Berharap energi positif merasuki tubuhku.

“Yoshhh.. saatnya berangkat. Ittekimasu!!”

Aku sedikit berlari keluar dari rumah. Mendapati cahaya terang dan cuaca yang cerah menyambutku. Angin semilir membelai wajah dan rambutku sepanjang perjalananku ke sekolah.

“Awal musim semi yang cerah.”

“Musim.. semi.. yang cerah...” aku mengeja kata-kata yang baru saja keluar dari mulutku. 
 Kemudian pikiranku mulai kembali pada pikiran masa lalu. Kembali terjebak. “Seandainya ceritaku bisa secerah ini, mungkin semuanya akan selalu bahagia dan tersenyum. Bukan senyuman palsu.”

=o=o=o=o=o=

“Kurumi-chaaannnnnn!”





Seseorang berteriak memanggil namaku ketika aku memasuki gerbang sekolah. Aku mencari-cari asal suara tersebut, dan aku temukan. Yoshida Chizuru melambaikan tangannya padaku. Disebelahnya Ayane Yano dan Sawako menatap ke arah ku. Entah sejak kapan, aku mulai bersahabat dengan mereka. Meskipun terkadang menyakitkan melihat Sawako. Tapi, Sawako tetap rival ku. Aku tidak ingin kalah darinya untuk merebut hati Kazehaya. Selain itu, aku bisa mengawasi Sawako jika aku terus berada di dekatnya. Hihihihi..

Aku melambaikan tangan dan tersenyum sembari berjalan ke arah mereka. Ya, teman-teman yang menyambutku.. menerimaku.. meskipun aku pernah menyusahkan mereka.

Ah.. sudah cukup mengingat masa lalu. Hari ini adalah permulaan perjalanan baru yang akan aku hadapi. Masa lalu tetap lah masa lalu, berapa kali pun kau mengingatnya. Karena masa lalu lah, aku ada disini. Tidak peduli betapa menyakitkannya, kita hanya perlu belajar darinya.

“Ohayou..” aku mencoba menyapa, dan tersenyum. Sepertinya ada sedikit kebahagian di pagi hari ini, pikirku. Cuaca yang indah, teman-teman yang hangat.. Aku menantikan keajaiban apa yang selanjutnya terjadi. Memikirkannya membuatku menatap langit biru luas yang indah, dan tersenyum.

"Feeling could change. It just need time. But the time could be forever."

=o=o=o=o=o=

“.....Hari ini adalah hari dimana kalian semua memulai perjalanan baru. Perpisahan di sekolah ini bukanlah sebuah akhir, namun sebuah awal dari langkah kehidupkan kalian yang baru. Kalian akan menemukan dunia yang lebih luas. Melewati kehidupan yang sebenarnya....”

Dalam upacara perpisahan ini, kepala sekolah menyampaikan pesan terakhirnya dan nasehat-nasehatnya pada kami. Begitu bermakna. Tapi, sedikit tersimpan rasa sakit di hatiku.

Aku melihat sekeliling, dan aku temukan seseorang yang aku cari. Kazehaya. Bagaimana aku akan berbicara dengannya nanti? Pikiranku melayang jauh. Hingga upacara formal perpisahan selesai, dan aku tak menyadarinya. Yoshida menepuk pundakku dan membuatku seperti terhempas jatuh dari langit lamunanku.

“Ume-chan, apa yang kau pikirkan sampai tidak sadar kalau upacaranya selesai?” Sawako bertanya dengan wajah polosnya. Sedangkan Yoshida menatapku dengan senyum nakalnya.

“Berhenti memanggilku Ume! Nama itu membuatku terlihat seperti nenek-nenek. Sudah berapa kali ku bilang, Sawako-chan!”

“Ha..Hai..” Sawako menjawab dengan tergagap. Ciri khas Sawako yang tidak pernah berubah sejak dulu.

“Jangan kasar, Kurumi.” Ayane mulai berbicara.

“Benar. Jangan sampai kamu membuat Sawako menangis lho.” Yoshida menimpali.

“Iya.. Iya.. Cuma bercanda kok.” Aku tersenyum, kemudian berlari kearah deretan stand-stand pesta. Ya, ada sebuah pesta kecil seperti festival ketika diadakan upacara perpisahan di sekolah ini. Mungkin tujuannya adalah untuk mengumpulkan memori terakhir di sekolah ini, bersama dengan orang-orang yang dicintainya. Tidak sedikit juga yang menyatakan cintanya di saat-saat seperti ini.

“Ayo bermain-main dulu sebelum pulang!” teriakku.


*Bruugghhh*
Aku menabrak seseorang lagi, dan terjatuh ke lantai. Ini sudah kedua kalinya sejak kemarin, pikirku.

“Maaf.. Maaf.. Aku tidak sengaja.” Ucapku sedikit terbata-bata.

“Kamu tidak apa-apa Kurumi? Sejak kemarin kamu terlihat sering melamun.”
Suara yang sangat ku kenal. Suara yang telah ada dihatiku sejak 6 tahun lalu.

Aku mendongak. Memastikan pemilik suara tersebut.




“Kazehaya.” gumamku, hampir seperti berbisik.

“Ah. Kakimu berdarah. Kurumi, ayo segera ke ruang UKS.” Tanpa ragu-ragu, Kazehaya menggendongku.

“Ka.. Kazehaya?” Aku panik, mengingat saat ini sedang berada di tempat yang sangat ramai. 

“Tu.. turunkan aku, Kazehaya. Ini memalukan.”

Tapi Kazehaya terus menggendongku hingga ke ruang kesehatan, meskipun ada banyak orang disana termasuk Sawako. Bahkan sahabatnya sendiri, Sanada Ryu, di tinggalkan begitu saja. Kazehaya memang terlalu baik pada siapapun, hanya itu yang aku pikirkan.

Di ruang kesehatan tidak ada seorangpun. Bahkan dokter yang bertugas mungkin sedang keluar. Aku diam membisu, sedangkan Kazehaya sibuk mencari obat-obatan untuk kakiku.

“Lain kali berhati-hatilah ketika berjalan di tempat ramai, Kurumi.” Suara Kazehaya memecah keheningan di ruangan tersebut.

Aku masih diam membisu. Pikiranku terlalu sulit menerima ini semua. Pikiranku berkabut hingga aku tidak mengerti apa yang ada dalam pikiranku.

“Kau mendengarku, Kurumi?”

“Kazehaya.”

“Iya?”

“Curang.”

“Eh?”

“Kazehaya curang!”

“Aku? Curang? Kenapa?”

Kazehaya tampak bingung. Tapi aku tidak bisa mengangkat wajahku. Jika itu ku lakukan, air mata yang ku sembunyikan akan terlihat jelas.

Jika kau tidak memiliki perasaan padaku, berhentilah bersikap baik padaku. Itu sangat menyakitkan, Kazehaya.” Aku mengambil napas panjang, berusaha menenangkan diri dari ledakan air yang akan membasahi wajahku. Kemudian aku berkata lagi, “Orang-orang yg tidak mengenal kita, pasti akan berpikir bahwa ada hubungan khusus diantara kita. Karenanya, berhentilah bersikap seperti itu padaku.. Dan lagi, ada Sawako kan.”

Curang. Curang sekali.
 
Aku berusaha keras untuk mengendalikan perasaanku padanya, dan Kazehaya dengan mudahnya menghancurkan usahaku.. dengan sikapnya itu.

“Maaf.”

Hanya kata itu yang keluar dari mulutnya. Dan keheningan kembali terjadi, hingga seorang dokter yang bertugas memasuki ruang kesehatan.

“Wah, kakimu terluka.. etto.. Kurumizawa-san?”

“Iya. Tadi aku terjatuh. Tapi sudah tidak apa-apa kok.” Aku menjawab dengan sebuah senyuman yang dibuat-buat untuk menutupi perasaanku.

“Sou ka.. Kamu harus berhati-hati lho. Seorang gadis itu sangat berharga dari ujung rambut hingga ujung kakinya.” Senyum ramah terkembang dari wajah dokter itu. “Tidak apa-apa. Tidak separah yang terlihat kok. Dan tidak akan menimbulkan bekas ketika sembuh.” Sambung dokter itu lagi.

“Terima kasih, dokter.”

“Hey, apa kalian sedang bertengkar?” bisik dokter tersebut kemudian menatapku dan tersenyum nakal.

“Ti..tidak kok. Terima kasih, dok.” Dan aku segera keluar ruang kesehatan diikuti oleh Kazehaya.

“Ne, Kazehaya.”

“Iya?”

“Sayonara.”

Aku segera menjauh dari Kazehaya yang masih berdiri, terdiam. Berlari sambil menahan bendungan yang hampir runtuh di wajahku. Aku segera mengambil tas ku dan kemudian berlari pulang, menerobos derasnya hujan yang tiba-tiba menjatuhkan dirinya ke Bumi. Aku menangis dalam hujan.

Langit yang semula cerah, memancarkan cahaya indah dan warna biru yang cemerlang, kini menangis dengan wajah muramnya yang berlinangan air mata yang jatuh ke Bumi. Seolah turut menangis menyaksikan kisah seorang gadis yang kini sedang berselimut dalam derasnya pukulan air yang ia jatuhkan. Dalam gemericik air yang jatuh, angin berbisik pada gadis itu.

"Awalnya, kita tidak ingin berhenti berharap. Tetapi pada akhirnya kita belajar untuk melepaskan."

Ya, melepaskan. Kisah indah yang menanti sang gadis, Kurumizawa Ume.

=o=o=o=o=o=






A/N:
Yattaaaaaa!!!! Akhirnya selesai jugaa ^_^
Dengan jumlah kata hampir 2k!!!! Yeeiiiiii!!!!! *tepuk tangan*
Mungkin ceritanya nggak terlalu bagus sih, tapi yah.. lumayan lah untuk seorang pemula seperti saya. Lagipula, cerita ini berdasarkan dari beberapa kata atau kutipan dari banyak hal. Tapi cukup susah juga untuk memasukkan kutipan2 nya. Ini sebenarnya saran dari teman juga sih, bikin sebuah cerita dari kutipan yang saya buat.
Dan taraaaaa!!!!
Sudah jadi!!!!
Hahahaha..
This fict dedicated for someone who asked me to use the quote, for me (who have the real story) and you!!!

Dan juga, saya benar2 minta maaf kalau ceritanya tidak sebagus yang diharapkan, karena saya bukanlah seseorang yang sangat senang menulis. Apalagi, saya bukanlah seseorang yang senang membaca buku atau fanfiction. Jadi, semua yang telah tertulis disini murni gaya bahasa saya sendiri tanpa terpengaruh siapapun ^_^

"Farewell" ~Kimi ni Todoke Oneshoot Fanfiction~

Posted by : yuliarie11
Date :Kamis, 08 Januari 2015
With 0komentar

Jadwal Rilis Anime Winter 2015

| Selasa, 06 Januari 2015
Baca selengkapnya »
Winter Season udah di mulai nih ^_^
Ini jadwal rilis anime-anime winter tahun ini




Selamat menunggu anime-anime pilihanmu keluar ya ^_^

Jadwal Rilis Anime Winter 2015

Posted by : yuliarie11
Date :Selasa, 06 Januari 2015
With 0komentar
Next Prev
▲Top▲