Newest Post
Aku, Kau, dan Sunset
Diposting oleh
yuliarie11
|
Jumat, 11 Maret 2016
Baca selengkapnya »
Mereka yang selalu bertemu di tepian sungai yang tenang, menikmati senja,
ditemani surya yg malu-malu untuk meluncur turun.
Sesekali kereta meluncur cepat di atas jembatan, membelah sang mentari senja.
Tetapi mereka,
ditempat yang sama,
selalu hanya berkutat dengan buku masing-masing.
Tak pernah bersuara, pun menyapa.
Hanya angin yg berbicara.
(Hidenori dan Yassan)
Mungkin akan jadi ide untuk fanfiction ku selanjutnyacolonthree emoticonupset emoticon
Mereka yang selalu bertemu di tepian sungai yang tenang, menikmati senja,
ditemani surya yg malu-malu untuk meluncur turun.
Sesekali kereta meluncur cepat di atas jembatan, membelah sang mentari senja.
Tetapi mereka,
ditempat yang sama,
selalu hanya berkutat dengan buku masing-masing.
Tak pernah bersuara, pun menyapa.
Hanya angin yg berbicara.
(Hidenori dan Yassan)
Mungkin akan jadi ide untuk fanfiction ku selanjutnyacolonthree emoticonupset emoticon
Langkah Awal Bagi Fotografer Pemula
Diposting oleh
yuliarie11
|
Baca selengkapnya »
Langkah Awal Bagi Fotografer Pemula
Fotografer Pemula - Sebagai seorang fotografer pemula atau baru belajar tentang dunia fotografi, artikel kali ini cocok untuk dibaca. Kami akan mengulas beberapa gagasan yang bisa membantu kalian dalam proses menjadi seorang fotografer.
1. Jangan tergesa-gesa membeli perangkat fotografi yang mahal
Kemungkinan untuk menghasilkan foto yang baik dengan menggunakan kamera yang murah seperti kamera saku sangat mungkin terjadi, jika tidak percaya lihat lah hasil-hasil foto berikut ini menggunakan kamera saku. Semakin banyak Sobat mengambil foto, maka kalian akan semakin mengerti tentang kebutuhan kamera ketika akan melakukan upgrade perangkat fotografi.
2. Pertimbangkan membeli Tripod
Tripod yang tidak terlalu mahal dan kokoh kiranya layak untuk dipertimbangkan, terutama jika Sobat memiliki kecenderungan tangan yang bergetar, kalian akan terkejut dan puas ketika melihat hasil jepretan dengan menggunakan Tripod. jika ingin foto lebih stabil lagi, kalian bisa menggunakan fitur timer atau shutter release ketika menggunakan Tripod.
3. Bawa kamera kalian kemanapun pergi
Peluang foto yang bagus sering kali datang ketika sobat tidak menyadari atau mengharapkannya, dan jika kalian bisa menyederhanakan perangkat kamera kalian, seperti membawa hanya tas kamera serta tripod maka bawalah perangkat tersebut kemana kalian pergi, dan tentunya kalian tidak akan menyesal ketika tiba-tiba mendapatkan peluang foto yang jarang sekali terjadi. Jika Sobat memiliki handphone yang memiliki fitur kamera, maka gunakan untuk mengambil gambar sebagai 'note' untuk pemandangan itu, dan sobat bisa kembali dengan membawa kamera yang sebenarnya.
4. Buatlah daftar foto yang ingin Sobat ambil
Jika sobat tidak bisa membawa serta kamera kalian, maka setidaknya tetaplah membawa buku saku dan selalu mencatat tempat-tempat yang sobat ingin kembali untuk memotret tempat tersebut. pastikan sobat mencatat setiap detil yang penting, seperti pencahayaan, sehingga sobat bisa kembali ketempat tersebut di waktu yang sama atau pada saat cuaca yang tepat. Jika sobat tidak ingin membawa buku saku, maka kalian bisa mengirimkan catatan via email lewat handphone,
5. Jangan mengabaikan subyek yang 'biasa' dalam fotografi
Sobat mungkin tidak melihat sesuatu yang menarik dan layak dipotret di kamar tamu atau halaman belakang, tetapi setidaknya cobalah melihat sekeliling dengan sudut pandang yang baru. Sobat mungkin bisa menemukan spektrum cahaya atau beberapa bunga liar di halaman belakang rumah kalian, seringkali sebuah obyek sederhana bisa menciptakan foto yang bagus.
6. Nikmatilah proses belajar fotografi
Hal yang paling menarik mempelajari sebuah hobi seperti fotografi, adalah tidak ada kata cukup dalam mempelajarinya. Sumber inspirasi banyak sekali bisa ditemukan disekeliling kalian. Lihatlah semua hal tersebut menggunakan mata seorang fotografer dan Sobat akan menemukan peluang foto yang tidak kalian sadari sebelumnya.
7. Manfaatkan Sumber online belajar fotografi gratis
Pelajari foto-foto yang dihasilkan oleh fotografer profesional melalui situs seperti flickr, atau website yang berbagi informasi tentang teknik fotografi seperti InFotografi, disana bisa kalian temukan inspirasi dan tips tentang dunia fotografi. Jika Sobat tertarik untuk belajar mengenai post-processing dan masih belum ada anggaran biaya untuk membeli software seperti Adobe Photoshop, cobalah gunakan software free seperti GIMP
8. Terus melakukan uji coba pada pengaturan kamera
Kamera saku yang Sobat miliki bisa jadi memiliki fitur yang jauh lebih fleksibel dari yang kalian ketahui sekarang. Bacalah buku petunjuk atau manual untuk bantuan mengartikan simbol-simbol yang ada dalam pengaturan kamera. Cobalah memotret satu subyek dengan menggunakan pengaturan yang berbeda, lihat dan pelajari serta pilihlah hasil mana yang paling kalian sukai. Ketika me-review ulang foto-foto tersebut pada komputer, coba lihat EXIF data setiap foto untuk melihat kembali pengaturan kamera yang kalian gunakan saat memotret.
9. Pelajari aturan-aturan dasar
Seperti yang kita ketahui, banyak sekali informasi tentang dunia fotografi tersebar secara online di internet. Mulailah dengan beberapa artikel tentang komposisi. Terbukalah pada pendapat - pendapat dari fotografer yang lebih berpengalaman mengenai teknik fotografi yang mereka gunakan. Sobat tentunya harus mengetahui dan memahami aturan dasar sebelum melanggarnya bukan?
10. Memotretlah secara rutin
Cobalah memotret sesuatu setiap hari, jika Sobat tidak bisa melakukannya, maka pastikan kalian berlatih secara rutin sehingga Sobat tidak lupa apa yang telah kalian pelajari sebelumnya. Cara yang paling baik melakukan ini adalah memberikan pada diri sendiri sebuah tantangan fotografi setiap minggunya.
11. Jangan takut untuk bereksperimen
Jika Sobat menggunakan kamera digital, lakukan uji coba secara terus menerus dan kemungkinan besar kalian akan menemukan sesuatu yang sangat kalian sukai, dan tentunya kalian akan belajar banyak melalui proses belajar ini.
Selamat Mencoba!!
Yui cuma copas dan share dari sini ^_^ : http://www.infotografi.com/2012/09/langkah-awal-bagi-fotografer-pemula.html
Fotografer Pemula - Sebagai seorang fotografer pemula atau baru belajar tentang dunia fotografi, artikel kali ini cocok untuk dibaca. Kami akan mengulas beberapa gagasan yang bisa membantu kalian dalam proses menjadi seorang fotografer.
1. Jangan tergesa-gesa membeli perangkat fotografi yang mahal
Kemungkinan untuk menghasilkan foto yang baik dengan menggunakan kamera yang murah seperti kamera saku sangat mungkin terjadi, jika tidak percaya lihat lah hasil-hasil foto berikut ini menggunakan kamera saku. Semakin banyak Sobat mengambil foto, maka kalian akan semakin mengerti tentang kebutuhan kamera ketika akan melakukan upgrade perangkat fotografi.
2. Pertimbangkan membeli Tripod
Tripod yang tidak terlalu mahal dan kokoh kiranya layak untuk dipertimbangkan, terutama jika Sobat memiliki kecenderungan tangan yang bergetar, kalian akan terkejut dan puas ketika melihat hasil jepretan dengan menggunakan Tripod. jika ingin foto lebih stabil lagi, kalian bisa menggunakan fitur timer atau shutter release ketika menggunakan Tripod.
3. Bawa kamera kalian kemanapun pergi
Peluang foto yang bagus sering kali datang ketika sobat tidak menyadari atau mengharapkannya, dan jika kalian bisa menyederhanakan perangkat kamera kalian, seperti membawa hanya tas kamera serta tripod maka bawalah perangkat tersebut kemana kalian pergi, dan tentunya kalian tidak akan menyesal ketika tiba-tiba mendapatkan peluang foto yang jarang sekali terjadi. Jika Sobat memiliki handphone yang memiliki fitur kamera, maka gunakan untuk mengambil gambar sebagai 'note' untuk pemandangan itu, dan sobat bisa kembali dengan membawa kamera yang sebenarnya.
4. Buatlah daftar foto yang ingin Sobat ambil
Jika sobat tidak bisa membawa serta kamera kalian, maka setidaknya tetaplah membawa buku saku dan selalu mencatat tempat-tempat yang sobat ingin kembali untuk memotret tempat tersebut. pastikan sobat mencatat setiap detil yang penting, seperti pencahayaan, sehingga sobat bisa kembali ketempat tersebut di waktu yang sama atau pada saat cuaca yang tepat. Jika sobat tidak ingin membawa buku saku, maka kalian bisa mengirimkan catatan via email lewat handphone,
5. Jangan mengabaikan subyek yang 'biasa' dalam fotografi
Sobat mungkin tidak melihat sesuatu yang menarik dan layak dipotret di kamar tamu atau halaman belakang, tetapi setidaknya cobalah melihat sekeliling dengan sudut pandang yang baru. Sobat mungkin bisa menemukan spektrum cahaya atau beberapa bunga liar di halaman belakang rumah kalian, seringkali sebuah obyek sederhana bisa menciptakan foto yang bagus.
6. Nikmatilah proses belajar fotografi
Hal yang paling menarik mempelajari sebuah hobi seperti fotografi, adalah tidak ada kata cukup dalam mempelajarinya. Sumber inspirasi banyak sekali bisa ditemukan disekeliling kalian. Lihatlah semua hal tersebut menggunakan mata seorang fotografer dan Sobat akan menemukan peluang foto yang tidak kalian sadari sebelumnya.
7. Manfaatkan Sumber online belajar fotografi gratis
Pelajari foto-foto yang dihasilkan oleh fotografer profesional melalui situs seperti flickr, atau website yang berbagi informasi tentang teknik fotografi seperti InFotografi, disana bisa kalian temukan inspirasi dan tips tentang dunia fotografi. Jika Sobat tertarik untuk belajar mengenai post-processing dan masih belum ada anggaran biaya untuk membeli software seperti Adobe Photoshop, cobalah gunakan software free seperti GIMP
8. Terus melakukan uji coba pada pengaturan kamera
Kamera saku yang Sobat miliki bisa jadi memiliki fitur yang jauh lebih fleksibel dari yang kalian ketahui sekarang. Bacalah buku petunjuk atau manual untuk bantuan mengartikan simbol-simbol yang ada dalam pengaturan kamera. Cobalah memotret satu subyek dengan menggunakan pengaturan yang berbeda, lihat dan pelajari serta pilihlah hasil mana yang paling kalian sukai. Ketika me-review ulang foto-foto tersebut pada komputer, coba lihat EXIF data setiap foto untuk melihat kembali pengaturan kamera yang kalian gunakan saat memotret.
9. Pelajari aturan-aturan dasar
Seperti yang kita ketahui, banyak sekali informasi tentang dunia fotografi tersebar secara online di internet. Mulailah dengan beberapa artikel tentang komposisi. Terbukalah pada pendapat - pendapat dari fotografer yang lebih berpengalaman mengenai teknik fotografi yang mereka gunakan. Sobat tentunya harus mengetahui dan memahami aturan dasar sebelum melanggarnya bukan?
10. Memotretlah secara rutin
Cobalah memotret sesuatu setiap hari, jika Sobat tidak bisa melakukannya, maka pastikan kalian berlatih secara rutin sehingga Sobat tidak lupa apa yang telah kalian pelajari sebelumnya. Cara yang paling baik melakukan ini adalah memberikan pada diri sendiri sebuah tantangan fotografi setiap minggunya.
11. Jangan takut untuk bereksperimen
Jika Sobat menggunakan kamera digital, lakukan uji coba secara terus menerus dan kemungkinan besar kalian akan menemukan sesuatu yang sangat kalian sukai, dan tentunya kalian akan belajar banyak melalui proses belajar ini.
Selamat Mencoba!!
Yui cuma copas dan share dari sini ^_^ : http://www.infotografi.com/2012/09/langkah-awal-bagi-fotografer-pemula.html
[Pict] Sightseeing
Diposting oleh
yuliarie11
|
Senin, 08 Februari 2016
Baca selengkapnya »
I wanted to say it,
but I couldn't.
It came to me,
and then it vanish
like the sea-foam in the shore
(Poem from Otomen)
In frame: @maryam_zakiyyah
[Pict] Looking for You
Diposting oleh
yuliarie11
|
Baca selengkapnya »
In frame: @ridwan_nur_wakhid dan #Annisa_Nur_K
Jika berpisah dan melupakan adalah jalan bagi kita untuk bahagia, apakah kau rela melepaskan semua kenangan tentang kita?
(Quote from Bride of The Fox)
In frame: @ridwan_nur_wakhid dan #Annisa_Nur_K
Tips Menjadi Fotografer Profesional
Diposting oleh
yuliarie11
|
Baca selengkapnya »
Karena beberapa minggu terakhir ini Yui sedang tertarik (maksudnya kembali tertarik) dengan dunia fotografi, maka Yui akan meng-share beberapa tips yang mungkin akan berguna untuk teman-teman yang juga ingin menjadi fotografer!
Aww!! Judulnya serem ya! "Menjadi fotografer Profesional"!
Tapi, tenang saja, disini Yui akan membagikan tips dan persyaratan yang perlu dimilik oleh seseorang untuk menjadi seorang fotografer profesional.
Untuk menjadi seorang fotografer profesional disini, yang dimaksud bukanlah tentang formalitas pendidikan, tinggi badan, atau mungkin pengalaman kerja. Lebih tepatnya adalah beberapa keahlian yang perlu dimiliki oleh seorang fotografer profesional. Seperti apa saja saja keahlian tersebut?
Selain harus memahami teknik memotret, ada beberapa syarat dan keahlian lainnya yang harus dimiliki untuk mendukung profesi dan nantinya bisa memuaskan konsumen yang Anda foto. Untuk lebih jelasnya, mari simak tentang beberapa syarat menjadi fotografi profesional:
Memiliki keahlian editing foto
Beberapa fotografer yang sudah tergabung dalam ‘perusahaan’ yang terdapat tim di dalamnya mungkin akan bekerja lebih ringan. Sebagai contoh, Anda bekerja pada studio fotografi sebagai fotografer. Maka saat selesai memotret event pre-wedding Anda tinggal menyerahkan hasil foto kepada tim editing. Ya, itu jika Anda sudah tergabung dalam ‘perusahaan’ fotografi. Namun bagaimana jika belum? Mau tidak mau Anda harus mengerjakan sendiri, mulai dari pemotretan hingga proses editing.
Keahlian editing foto inilah yang sangat penting dan agaknya menjadi ‘wajib’ dimiliki fotografer modern. Bagaimana pun juga pemotretan seperti pre-wedding hampir seluruhnya membutuhkan proses editing agar lebih menarik. Jika belum menguasai Anda tidak harus dituntut untuk kuliah, karena sudah banyak kursus editing foto yang lebih terjangkau. Toh, konsumen tidak akan menanyakan apa lulusan Anda. Jadi keahlian editing menjadi syarat menjadi fotografer yang terutama.
Keahlian desain grafis
Mungkin hal ini masih berhubungan dengan di atas. Jadi selain editing dasar Anda mungkin juga harus menguasai desain grafis. Sering kali setelah memotret fotografer diminta untuk membuat berbagai cetakan seperti banner, spanduk dan lain-lain. Dalam hal ini keahlian desain grafis perlu dimiliki fotografer, dan cukup berguna juga untuk membuat watermark sebagai penanda bahwa itu adalah karya Anda.
Mampu berkomunikasi baik dengan orang yang akan difoto
Teknik ini agaknya sangat berguna untuk sesi pemotretan modeling, pre wedding, foto keluarga, atau acara ulang tahun. Anda wajib untuk bisa melakukan komunikasi dengan baik terhadap konsumen. Contohnya saat pemotretan pre wedding Anda harus mampu mengarahkan bagaimana posisi kedua pasangan, bagaimana gaya pose, atau bagaimana cara tersenyum yang pas. Ingat, tidak semua orang terbiasa difoto oleh fotografer profesional. Dan lain halnya jika Anda memotret model yang berpengalaman karena pengarahan tidak terlalu ekstra. Bagaimana pun juga Anda harus membuat konsumen senyaman mungkin di foto. Keahlian ini tidak berlaku pada pemotretan landscape atau wildlife.
Menguasai videografi dasar
Lihatlah pada situs toko online yang menjual kamera DSLR. Hampir semua DSLR keluaran baru telah didukung dengan fitur perekaman yang kualitasnya hampir mendekati Camcoder profesional. Alangkah ‘mubazir’ jika fitur itu tidak digunakan. Sesekali waktu gunakan fitur itu untuk meliput acara pemotretan Anda saat waktu senggang atau setelah memotret. Sebagai contoh setelah Anda selesai memotret acara wedding, Anda bisa merekam acara yang tidak harus lama-lama.
Dalam hal ini tentunya Anda harus menguasai teknik videografi dasar, seperti mengatur fokus, kemampuan kamera dalam menangkap cahaya saat merekam, atau juga bagaimana mengedit beberapa video menjadi satu file sehingga menarik. Lebih baik lagi apabila Anda memberikan satu file video tersebut kepada konsumen Anda sebagai bonus. Hitung-hitung sebagai service ekstra.
Memiliki wawasan yang luas
Beberapa waktu yang lalu saat tayangan tentang fotografi di sebuah stasiun televisi swasta, tema yang diambil adalah pemotretan wildlife. Fotografer yang menjadi pembimbingnya merupakan fotografer yang sudah berpengalaman dalam genre wildlife. Namun, uniknya selain memotret dan menunjukan gambarnya, ia juga menerangkan spesifikasi hewan-hewan yang ia foto dengan cukup detail, mulai dari nama Latin, jenis spesies, populasi dan habitatnya. Akhirnya selain sebagai fotografer, ia juga terlihat seperti guru biologi.
Tampaknya wawasan ini sangat penting juga bagi fotografer seperti Anda, terutama fotografer jurnalistik. Minimalnya, wawasan Anda sangat berguna saat mengupload sebuah foto dengan objek alam lalu disertai keterangan singkat. Jadi, selain berbagi karya, Anda bisa berbagi pengetahuan pula.
Menguasai sebagian besar jenis kamera
Mungkin saja saat acara wedding ada seseorang yang meminta difoto oleh Anda dengan kamera miliknya sendiri. Berutunglah jika kamera tersebut sama dengan seri kamera yang Anda miliki. Namun bagaimana jika berbeda? Beda kamera, beda pula fitur serta tombol atau istilah yang ada. Penguasaan sebagian besar ini sangat berguna dalam kasus seperti ini. Tidak harus membeli banyak kamera, Anda bisa melihat video-video guide dalam YouTube. [ALX]
source: http://www.plimbi.com/article/103732/fotografer-professional
Aww!! Judulnya serem ya! "Menjadi fotografer Profesional"!
Tapi, tenang saja, disini Yui akan membagikan tips dan persyaratan yang perlu dimilik oleh seseorang untuk menjadi seorang fotografer profesional.
Untuk menjadi seorang fotografer profesional disini, yang dimaksud bukanlah tentang formalitas pendidikan, tinggi badan, atau mungkin pengalaman kerja. Lebih tepatnya adalah beberapa keahlian yang perlu dimiliki oleh seorang fotografer profesional. Seperti apa saja saja keahlian tersebut?
Selain harus memahami teknik memotret, ada beberapa syarat dan keahlian lainnya yang harus dimiliki untuk mendukung profesi dan nantinya bisa memuaskan konsumen yang Anda foto. Untuk lebih jelasnya, mari simak tentang beberapa syarat menjadi fotografi profesional:
Memiliki keahlian editing foto
Beberapa fotografer yang sudah tergabung dalam ‘perusahaan’ yang terdapat tim di dalamnya mungkin akan bekerja lebih ringan. Sebagai contoh, Anda bekerja pada studio fotografi sebagai fotografer. Maka saat selesai memotret event pre-wedding Anda tinggal menyerahkan hasil foto kepada tim editing. Ya, itu jika Anda sudah tergabung dalam ‘perusahaan’ fotografi. Namun bagaimana jika belum? Mau tidak mau Anda harus mengerjakan sendiri, mulai dari pemotretan hingga proses editing.
Keahlian editing foto inilah yang sangat penting dan agaknya menjadi ‘wajib’ dimiliki fotografer modern. Bagaimana pun juga pemotretan seperti pre-wedding hampir seluruhnya membutuhkan proses editing agar lebih menarik. Jika belum menguasai Anda tidak harus dituntut untuk kuliah, karena sudah banyak kursus editing foto yang lebih terjangkau. Toh, konsumen tidak akan menanyakan apa lulusan Anda. Jadi keahlian editing menjadi syarat menjadi fotografer yang terutama.
Keahlian desain grafis
Mungkin hal ini masih berhubungan dengan di atas. Jadi selain editing dasar Anda mungkin juga harus menguasai desain grafis. Sering kali setelah memotret fotografer diminta untuk membuat berbagai cetakan seperti banner, spanduk dan lain-lain. Dalam hal ini keahlian desain grafis perlu dimiliki fotografer, dan cukup berguna juga untuk membuat watermark sebagai penanda bahwa itu adalah karya Anda.
Mampu berkomunikasi baik dengan orang yang akan difoto
Teknik ini agaknya sangat berguna untuk sesi pemotretan modeling, pre wedding, foto keluarga, atau acara ulang tahun. Anda wajib untuk bisa melakukan komunikasi dengan baik terhadap konsumen. Contohnya saat pemotretan pre wedding Anda harus mampu mengarahkan bagaimana posisi kedua pasangan, bagaimana gaya pose, atau bagaimana cara tersenyum yang pas. Ingat, tidak semua orang terbiasa difoto oleh fotografer profesional. Dan lain halnya jika Anda memotret model yang berpengalaman karena pengarahan tidak terlalu ekstra. Bagaimana pun juga Anda harus membuat konsumen senyaman mungkin di foto. Keahlian ini tidak berlaku pada pemotretan landscape atau wildlife.
Menguasai videografi dasar
Lihatlah pada situs toko online yang menjual kamera DSLR. Hampir semua DSLR keluaran baru telah didukung dengan fitur perekaman yang kualitasnya hampir mendekati Camcoder profesional. Alangkah ‘mubazir’ jika fitur itu tidak digunakan. Sesekali waktu gunakan fitur itu untuk meliput acara pemotretan Anda saat waktu senggang atau setelah memotret. Sebagai contoh setelah Anda selesai memotret acara wedding, Anda bisa merekam acara yang tidak harus lama-lama.
Dalam hal ini tentunya Anda harus menguasai teknik videografi dasar, seperti mengatur fokus, kemampuan kamera dalam menangkap cahaya saat merekam, atau juga bagaimana mengedit beberapa video menjadi satu file sehingga menarik. Lebih baik lagi apabila Anda memberikan satu file video tersebut kepada konsumen Anda sebagai bonus. Hitung-hitung sebagai service ekstra.
Memiliki wawasan yang luas
Beberapa waktu yang lalu saat tayangan tentang fotografi di sebuah stasiun televisi swasta, tema yang diambil adalah pemotretan wildlife. Fotografer yang menjadi pembimbingnya merupakan fotografer yang sudah berpengalaman dalam genre wildlife. Namun, uniknya selain memotret dan menunjukan gambarnya, ia juga menerangkan spesifikasi hewan-hewan yang ia foto dengan cukup detail, mulai dari nama Latin, jenis spesies, populasi dan habitatnya. Akhirnya selain sebagai fotografer, ia juga terlihat seperti guru biologi.
Tampaknya wawasan ini sangat penting juga bagi fotografer seperti Anda, terutama fotografer jurnalistik. Minimalnya, wawasan Anda sangat berguna saat mengupload sebuah foto dengan objek alam lalu disertai keterangan singkat. Jadi, selain berbagi karya, Anda bisa berbagi pengetahuan pula.
Menguasai sebagian besar jenis kamera
Mungkin saja saat acara wedding ada seseorang yang meminta difoto oleh Anda dengan kamera miliknya sendiri. Berutunglah jika kamera tersebut sama dengan seri kamera yang Anda miliki. Namun bagaimana jika berbeda? Beda kamera, beda pula fitur serta tombol atau istilah yang ada. Penguasaan sebagian besar ini sangat berguna dalam kasus seperti ini. Tidak harus membeli banyak kamera, Anda bisa melihat video-video guide dalam YouTube. [ALX]
source: http://www.plimbi.com/article/103732/fotografer-professional
List Anime Winter 2015/2016
Diposting oleh
yuliarie11
|
Rabu, 09 Desember 2015
Baca selengkapnya »
Err.. ternyata sudah sebegitu lamanya blog ini termakan debu dan usang huhuhuhu..
Tugas dunyat gak ada habisnya jadi nggak pernah sempat buat coret-coret lagi..
*curcol bentar*
Okee.. buat yang udah nunggu lama keluarnya list anime winter yang sebentar lagi tiba (gak sampai satu bulan lagi lhooo~) cek list nya di bawah ini!
Happy reading~
Tugas dunyat gak ada habisnya jadi nggak pernah sempat buat coret-coret lagi..
*curcol bentar*
Okee.. buat yang udah nunggu lama keluarnya list anime winter yang sebentar lagi tiba (gak sampai satu bulan lagi lhooo~) cek list nya di bawah ini!
Happy reading~
List Anime Fall 2015 [Neregate V.2]
Diposting oleh
yuliarie11
|
Kamis, 17 September 2015
Baca selengkapnya »
Yosh, buat yang udah lama nunggu-nunggu list anime yang bakalan keluar mulai oktober nanti, silahkan di cek disini! Oke!
List Anime Fall 2015 versi kedua dari neregate
List Anime Fall 2015 versi kedua dari neregate











