Newest Post

Tampilkan postingan dengan label 2014. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 2014. Tampilkan semua postingan

Hujan Meteor Geminids 2014

| Sabtu, 13 Desember 2014
Baca selengkapnya »


Bulan Desember adalah bulan dengan pemandangan langit paling indah. Mengapa saya bisa mengatakan seperti itu?

Ada beberapa alasan. Yang pertama adalah karena akan ada banyak kembang api yang menghiasi langit pada hari terakhir di bulan ini. Yang kedua adalah karena adanya hujan meteor Geminids. Alasan lainnya karena ada banyak fenomena langit lainnya yang bisa diamati di bulan penghujung tahun ini.

Yang sangat saya sukai adalah karena adanya hujan meteor Geminids yang terjadi setiap tahun. Oleh karena itu, saya mengulas tentang hujan meteor Geminids tahun ini.

Hujan meteor Geminids berasal dari sisa pecahan asteroid 3200 Phaethon yang merupakan asteroid yang telah punah. Bumi melintasi puing-puing bekas pecahan 3200 Phaethon setiap tahunnya pada bulan Desember sehinga banyak pecahan dari puing-puing tersebut yang memasuki atmosfer Bumi dan terlihat sebagai hujan meteor. Pecahan 3200 Phaethon terbang dari rasi Gemini tepatnya di dekat bintang Castor dan Pollux, bintang paling cerah di rasi Gemini.

Hujan meteor Geminids pertama kali terlihat pada akhir abad ke-19, tak lama setelah perang sipil di Amerika berakhir. Pada saat pertama muncul, hujan meteornya masih lemah dan tidak terlalu menarik perhatian. Pada saat itu debu yang masuk atmosfer Bumi itu hanya bergerak dengan kecepatan 130000 km/jam. Di masa itu, sama sekali tak nampak kalau hujan meteor ini akan berlangsung setiap tahun. Yang menarik, saat ini hujan meteor Geminids merupakan salah satu hujan meteor yang cukup kuat dan menarik perhatian para pengamat. Bahkan ia semakin kuat dari tahun ke tahun. Hal ini disebabkan oleh gravitasi Jupiter yang berlaku pada aliran puing-puing Phaethon dan menyebabkan mereka bergeser mendekati orbit Bumi. Meteor Geminids sendiri masih tergolong meteor dengan kecepatan menengah pada kisaran 35 km / detik, sehingga akan mudah dikenali di bentangan langit malam.

Hujan meteor Geminids dapat diamati di seluruh wilayah Indonesia. Rasi Gemini yang menjadi arah munculnya hujan meteor terbit sejak Matahari terbenam. Namun, ketika terbit rasi Gemini akan berada di horison barat. Oleh karena itu, ada baiknya pengamatan dilakukan beberapa jam setelah matahari terbenam.

Di tahun 2014 ini, hujan meteor Geminids berlangsung sejak tanggal 4 Desember namun baru akan mencapai puncaknya di tanggal 13-14 Desember 2014. Setelah itu, hujan meteor Geminid akan terus berlangsung sampai dengan tanggal 17 Desember. Menurut perkiraan International Meteor Organization, meteor yang akan terlihat bisa mencapai 120 meteor per jam pada puncaknya tanggal 14 Desember jam 16.00 UT atau jam 23.00 wib. Tapi kamu tetap bisa menikmati puncak hujan meteor Geminids sepanjang malam pada tanggal 13 dan 14 Desember.

Untuk mengamati hujan meteor Geminids, dibutuhkan lokasi yang memiliki bidang pandang yang luas, dan bebas dari polusi cahaya. Selain itu, cuaca juga harus cerah tanpa awan. Bisa dibayangin kan kalo mengamati hujan meteor ketika hujan atau pun ketika langit berawan. Tidak akan terlihat apa-apa di langit. Hehehe...

Pengamatan hujan meteor Geminids tahun ini akan cukup mudah dilakukan karena pada saat puncaknya yaitu pada tanggal 13-14 Desember, cahaya bulan tidak akan mengganggu pengamatan. Bulan sedang berada pada fase kuartir akhir, yang meskipun masih cukup terang, namun bulan baru akan terbit setelah tengah malam sehingga para pengamat langit bisa mengamati puncak hujan meteor yang terpisah 90 derajat dari arah terbitnya Bulan. Para pengamat langit tidak dianjurkan untuk menggunakan alat bantuan optik (kecuali kacamata) dalam pengamatan hujan meteor. Pengamatan hujan meteor berbeda dengan pengamatan planet, bintang, ataupun benda langit lainnya, karena datangnya hujan meteor tidak dapat di duga arah dan waktunya. Oleh karena itu, dibutuhkan bidang pandang yang luas di langit malam.


Selamat menikmati fenomena yang indah ini ^_^


Source: langitselatan.com dan kafeastronomi.com

Hujan Meteor Geminids 2014

Posted by : yuliarie11
Date :Sabtu, 13 Desember 2014
With 0komentar

List Anime Summer 2014 [Terbaru]

| Jumat, 27 Juni 2014
Baca selengkapnya »
Yeeaaahhh.. 3 hari lagi kita semua akan memasuki bulan Juli ^_^
dan tandanya musim panas akan dimulai ^_^

dan berhubung beberapa hari lagi kita memasuki bulan suci Ramadhan, saya meminta maaf yang sebesar-besarnya jika pernah ada kata-kata saya yang menyakiti  para reader, baik yang disengaja maupun tidak disengaja oleh saya.. karena kekurangan semata-mata milik saya, dan kelebihan dan kesempurnaan adalah milik Allah, Tuhan semesta alam ^_^

yaakkk.. segitu saja prolog nya, daaaaaannnnnnnn.........

Ini dia nih!!! list anime yang insyaallah akan keluar mulai awal Juli tahun ini!!!
Cek it out! \\(^_^)//



Source: neregate

List Anime Summer 2014 [Terbaru]

Posted by : yuliarie11
Date :Jumat, 27 Juni 2014
With 0komentar

List Anime Summer 2014

| Sabtu, 03 Mei 2014
Baca selengkapnya »
Yeeiiiiii.. summeeeerrrrrr kan dataaannggggg!!!!!!!!

Bisa dibayangin bakal ada berapa banyak anime baru yang akan keluar?
yak, ini dia daftarnya yang ditunggu-tunggu..
Eitsss.. Tapi daftar ini masih belum pasti lhoo.. Nanti jika ada kabar terbaru, pasti akan saya post lagi.. Okeee??!!





Silahkan dipilih dan dinantikan yak..
Selamat menunggu ^_^



Source

List Anime Summer 2014

Posted by : yuliarie11
Date :Sabtu, 03 Mei 2014
With 1 komentar:

Seminar Nasional Marss 2014

| Sabtu, 12 April 2014
Baca selengkapnya »


Seminar Nasional
Marss 2014

"Membangun Kemandirian Bangsa dalam Bidang Pendidikan dan Energi untuk Mewujudkan Indonesia Emas"

26 April 2014


Dibersamai dengan para ahli :
Dr. (H.C.) Suyoto, MSi.
Bupati Bojonegoro (2008-2018)
Tokoh Internasional Pilihan MIT Cambridge Boston USA
Penulis Buku Jalan Menuju Al-Fatihah Best Seller Gramedia

Prof. Dr. Rochmat Wahab
Rektor UNY
Pakar Pendidikan Nasional

Ir. Susilo Siswoutomo
Wakil Menteri ESDM

Sedikit investasi yang kamu keluarkan :
S1 : 50 K
S2 dan Umum : 65 K

Info lebih lanjut dapat menghubungi :
Panitia Marss 2014 di Facebook MARSS 2014

CP :
- Ana (085729775707)
- Leni (08978451493)

Website : http://marssksimist.blogspot.com/

Seminar Nasional Marss 2014

Posted by : yuliarie11
Date :Sabtu, 12 April 2014
With 0komentar

KSI MIST FMIPA UNY 2014

| Kamis, 27 Maret 2014
Baca selengkapnya »


Apa sih KSI MIST itu?



KSI MIST atau Kelompok Studi Ilmiah MIPA Scientist, salah satu unit kegiatan mahasiswa FMIPA UNY. Tempatnya orang-orang yang senang akan penelitian dan karya tulis. yah, bisa di bilang, tempatnya para ilmuwan di MIPA UNY sih huehehe :p

KSI MIST berdiri tanggal 6 juli 2002 dan sejak saat itu, KSI MIST menjadi salah satu penopang penting bagi mahasiswa FMIPA UNY yang ingin memaksimalkan potensinya terutama dalam bidang penelitian. Pada tahun kepengurusan 2014, KSI MIST dinahkodai oleh mas Miftahudin Nur Ihsan mahasiswa pendidikan Kimia 2011, dan dibimbing oleh ibu Prof. Dr. Sri Atun, dosen jurusan Pendidikan Kimia UNY. ^_^



Oh, iya.. Hampir lupaaa..

KSI MIST di tahun 2014 ini, sudah ada Mars-nya lhoooo.. ^_^
Nih, bisa di dengarkan di sini


KSI MIST FMIPA UNY 2014

Posted by : yuliarie11
Date :Kamis, 27 Maret 2014
With 0komentar

Fenomena Astronomi yang Akan Terjadi Tahun 2014

| Jumat, 14 Februari 2014
Baca selengkapnya »
Yak, walaupun udah telat nih postingnya, tapi tetap di-share juga hehehe
Ini nih fenomena astronomi menarik yang akan terjadi di tahun 2014 ini..
Selamat menikmati ^_^




4 Januari 2014, Hujan Meteor Quadrantid

Hujan meteor Quadrantid termasuk hujan meteor mayor/besar. Meskipun Quadrantid dapat menghasilkan lebih dari 100 meteor per jam, puncaknya cenderung berlangsung hanya beberapa jam.
Dengan kata lain, Anda harus berada di tempat yang tepat di Bumi untuk melihat hujan meteor ini. Titik radian atau rasi bintang munculnya hujan meteor ini adalah rasi bintang Kwadran Muralis yang muncul di langit Timur Laut setelah tengah malam hingga Matahari terbit.


20 Maret 2014, Bintang Terang Regulus Akan Lenyap Untuk Sementara

Suatu peristiwa langit yang sangat langka diperkirakan akan hadir ketika sebuah asteroid secara singkat akan menyembunyikan salah satu bintang paling terang di langit dari pandangan kita. Asteroid yang dimaksud adalah 163 Erigone dan Regulus . Fenomena ini akan terlihat disepanjang jalur yang memiliki lebar 40 mil dari New York City ke Oswego di Amerika Serikat, dan terus ke barat laut Ontario, Kanada.
Untuk melihat fenomena ini,anda tidak perlu menggunakan teleskop atau teropong (sayangnya di Indonesia tidak terlihat).
Regulus akan kembali terlihat sekitar 12 detik kemudian. Walaupun singkat,tapi ini tetap menjadi fenomena astronomi yang sangat langka.


14-15 April 2014, Mars Dan Gerhana Bulan

Mars akan mendekat ke Bumi pada jarak 57.400.000 mil (92.400.000 km).Ini adalah pendekatan Mars terdekat dengan Bumi sejak 2008 silam. Sepanjang malam, Mars akan menyerupai bintang yang menyilaukan yang bersinar dengan warna api, kecerahannya akan menyamai Sirius, bintang yang paling terang dari semua bintang di langit malam Bumi.


22 April 2014, Hujan Meteor Lyrid

Hujan meteor Lyrud berlangsung dari sekitar tanggal 16-25 April. Meteor di hujan meteor Lyrid cenderung lebih terang dan sering meninggalkan jejak seperti asap/kabut.
Intensitasnya 10-20 meteor per jam. Muncul di dekat bintang terang Vega di rasi bintang Lyra, yang terbit di Timur Laut di sekitar jam 22.00 waktu setempat.


28-29 April 2014, Gerhana Matahari Cincin

Yang Kemungkinan Hanya Dapat Dilihat Oleh Pinguin Gerhana Annular (cincin) ini mungkin hanya akan disaksikan oleh Pinguin, pasalnya karena akan terjadi di wilayah tak berpenghuni di Wilkes Land di Antartika. Sebuah gerhana matahari parsial juga akan terlihat di Australia.


5-7 Mei 2014, Hujan Meteor Eta Aquarid

Hujan meteor ini cukup mudah diamati dan puncaknya paling lama di antara hujan meteor lain. Anda dapat mengamati hujan meteor Eta Aquarid selama 2 malam.
Muncul di rasi bintang Aquarius dan direkomendasikan untuk menonton mulai pukul 04:00 waktu setempat. Intensitasnya 10 sampai 20 meteor per jam mungkin terlihat di langit gelap.


24 Mei 2014, Hujan Badai Meteor

Dari Jejak Debu Komet (P/209 LINEAR) Pada hari Sabtu, 24 Mei, planet kita diperkirakan akan menyapu sejumlah besar jejak debu yang tertinggal di ruang angkasa oleh komet kecil yang dikenal sebagai P/209 LINEAR. Fenomena ini akan menyebabkan "hujan meteor".


30 Juli 2014, Hujan Meteor Delta Aquarid

Seperti Eta Aquarids pada bulan Mei, huajn meteor Delta Aquarid juga muncul di rasi bintang Aquarius. Intensitasnya bisa mencapai 15-20 meteor per jam.
Puncaknya adalah pada malam 29 hingga pagi 30 Juli, tetapi, tidak seperti hujan meteor lainnya, Delta Aquarids tidak memiliki puncak yang pasti.


10 Agustus 2014, Supermoon 2014

Bulan akan berada pada jarak terdekatnya dengan Bumi yakni sekitar 221.765 mil (356.896 km). Pada saat itu, Bulan akan terlihat sangat terang dan besar sehingga di juluki "Supermoon".


13 Agustus 2014, Hujan Meteor Perseid

Hujan meteor Perseid sering menghasilkan 50 sampai 100 meteor per jam di langit gelap saat puncaknya. Perseids cenderung muncul mulai tengah malam sampai sebelum fajar. Hujan meteor ini muncul dari titik di konstelasi Perseus. Biasanya nampak cepat dan cerah. Dan meteor ini juga sering meninggalkan jejak asap/kabut di langit.
Namun, kali ini hujan meteor ini terjadi ketika bulan sedang bersinar terang di langit. Jadi, cukup sulit untuk mengamatinya.


8 Oktober 2014, Gerhana Bulan

Gerhana ini akan dapat dinikmati di bagian barat Amerika Utara, Kepulauan Hawaii, Asia Timur, Selandia Baru ,bagian timur Australia dan Indonesia.


8 Oktober 2014, Hujan Meteor Draconid

Titik radian untuk hujan meteor Draconid hampir bertepatan dengan kepala rasi bintang Draco di langit Utara. Itulah mengapa Draconids paling baik dilihat dari belahan Bumi Utara (Indonesia di Selatan).
Draconid cenderung memproduksi hanya segelintir meteor per jam, tidak banyak namun besar. Tapi tetaplah mengamati, hujan meteor ini sering memproduksi bola api terang.


19 Oktober 2014, Pertemuan Mars Dan Komet

Sebuah komet akan mendekati planet Mars. Komet itu punya dua dampak, bisa mengancam misi manusia di Mars, tetapi juga sekaligus menjanjikan fenomena hujan meteor langka yang berpotensi disaksikan manusia secara online. Komet yang bisa merentang hingga ribuan kali diameter kometnya bisa mengancam apa pun yang ada, termasuk satelit buatan manusia yang berada di orbit Mars.
Mungkin ini fenomena astronomi paling top di tahun 2014 menurut versi astronesia.
Semua mata akan mengerah ke planet Mars pada saat Komet C/2013 A1(Siding Spring).


21 Oktober 2014, Hujan Meteor Orionid

Mungkin inilah hujan meteor yang titik radiannya paling mudah ditemukan, Orion. Rasi bintang Orion adalah rasi bintang paling terkenal. Memiliki ciri-ciri 3 bintang berderet atau yang disebut Sabuk Orion.
Hujan meteor Orionid diprediksi muncul 10 sampai 20 meteor per jam. Meteor bergerak cepat sesekali meninggalkan debu. Kadang-kadang juga menghasilkan bola api yang terang.


23 Oktober 2014, Gerhana Matahari Parsial

Bayangan penumbra bulan akan jatuh lebih banyak di Amerika Utara serta Siberia timur, menghasilkan gerhana matahari parsial. Gerhana terbesar, dengan lebih dari empat per lima diameter matahari tertutup oleh bulan, akan terjadi pada M'Clintock Channel, sebuah lengan dari Samudra Arktik yang memisahkan Pulau Victoria dari Prince of Wales Island di Wilayah Nunavut, Kanada.


5 November 2014, Hujan Meteor Taurid Selatan

Sayang sekali, tahun ini hujan meteor Taurid Selatan bakal dihalangi cahaya Bulan Purnama. Munculnya 7 meteor per jam akan menjadi lebih sulit lagi untuk ditemukan.


12 November 2014, Hujan Meteor Taurid Utara

Seperti Taurid Selatan, Taurid Utara diperkirakan muncul sekitar 7 meteor per jam. Anda dapat mengamati hujan meteor Taurid Selatan ataupun Taurid Utara di rasi bintang Taurus.


17 November 2014, Hujan Meteor Leonid

Memancar dari rasi bintang Leo, hujan meteor Leonid paling terkenal setelah menghasilkan beberapa badai meteor terbesar dalam sejarah. Pada 1966, hujan meteor Leonid muncul ribuan meteor per menit selama rentang waktu 15 menit pada dinihari tanggal 17 November. Namun tahun 2014 ini sepertinya tidak akan seperti tahun 1966. Tahun ini hanya akan muncul 10-15 meteor per jam. Bisa diamati mulai tengah malam sampai fajar.


13-14 Desember 2014, Hujan Meteor Geminid

Memancar dekat bintang Castor dan Pollux di rasi bintang Gemini, hujan meteor Geminid adalah salah satu hujan meteor terbaik.
Meteor yang berlimpah, menyaingi Perseid pada Agustus, dengan intensitas mencapai 50 sampai 100 meteor per jam yang dapat dilihat saat puncaknya. Ditambah meteor Geminid yang begitu cemerlang.


Source: dari berbagai sumber

Fenomena Astronomi yang Akan Terjadi Tahun 2014

Posted by : yuliarie11
Date :Jumat, 14 Februari 2014
With 0komentar
Prev
▲Top▲