Newest Post

Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Tak Masalah

| Selasa, 12 Mei 2015
Baca selengkapnya »


"Tak masalah.. jika di benci.
Aku memang pantas untuk dibenci.
Tak masalah.. jika merasa sakit.
Aku terbiasa dengan rasa sakit.
Tak akan ada yg tak marah, jika tiba-tiba menjauh dan menghilang, 

kemudian muncul kembali dengan wajah tak bersalah.
Tanpa sepatah kata maaf.
Tapi, tahukah?
Kebencian ataupun kemarahan..
Mungkin adalah pertanda bahwa kau pernah ada."


Yogyakarta, 12 Mei 2015

Tak Masalah

Posted by : yuliarie11
Date :Selasa, 12 Mei 2015
With 0komentar

Terkadang...

| Sabtu, 27 September 2014
Baca selengkapnya »


Terkadang, suatu cerita bisa begitu menggembirakan
Kau bisa tertawa..
terbahak-bahak..
Tetapi matamu menangis

Terkadang, suatu alunan lagu bisa begitu menyayat hati
Kau menangis..
tersedu-sedu..
Tetapi bibirmu tersenyum
Mengagumi indahnya mahakarya

Terkadang, setangkai bunga bisa begitu menawan
Kau mengaguminya..
menyayanginya..
Tapi kemudian kau memetiknya
Layu dan mati

Dan terkadang, kenangan bisa begitu membingungkan
Kau bahagia..
Melewati semua waktu..
Tapi hatimu pun tersayat
hancur..
yang terlewati, tersisa di masa lalu

Terkadang...

Posted by : yuliarie11
Date :Sabtu, 27 September 2014
With 0komentar
Tag : , ,

Menunggu

| Kamis, 07 Agustus 2014
Baca selengkapnya »


Menanti kehadiranmu yang sama sekali tidak dapat kulihat.
Waktu menungguku akan sedikit lama,
Harus berapa lama kah?
Satu hari.. atau tiga minggu?
Tujuh bulan atau.. atau satu tahun?
Atau mungkin selamanya
Aku sering menggugat kenapa aku harus menantimu begitu lama,
namun tetap tak ada jawaban pasti.
Yang jelas, aku hanya harus bersabar

Yogyakarta, 7 Agustus 2014

Menunggu

Posted by : yuliarie11
Date :Kamis, 07 Agustus 2014
With 0komentar

[Puisi] Petang

| Rabu, 11 Juni 2014
Baca selengkapnya »


Petang, 
Merah merona cakrawala
Melantunkan doa
Merdu menari bersama angin
Menyanyikan syukur atas rizqi-Nya
Bersenandung rindu akan berjumpa
dengan keagungan-Nya

 Yogyakarta, 11 Juni 2014
18:34

[Puisi] Petang

Posted by : yuliarie11
Date :Rabu, 11 Juni 2014
With 0komentar

Memilikimu

| Jumat, 16 Mei 2014
Baca selengkapnya »
Memilikimu



Saya mencintai sunset, 
menatap kaki langit, ombak berdebum
Tapi saya tidak akan pernah membawa pulang matahari ke rumah, 
kalaupun itu bisa dilakukan, tetap tidak akan saya lakukan

Saya menyukai bulan,
entah itu sabit, purnama, tergantung di langit sana
Tapi saya tidak akan memasukkannya dalam ransel,
kalaupun itu mudah dilakukan, tetap tidak akan saya lakukan

Saya menyayangi serumpun mawar
berbunga warna-warni, mekar semerbak
Tapi saya tidak akan memotongnya, meletakkannya di kamar
tentu bisa dilakukan, apa susahnya, namun tidak akan pernah saya lakukan

Saya mengasihi kunang-kunang
terbang mendesing, kerlap-kerlip, di atas rerumputan gelap
Tapi saya tidak akan menangkapnya, dibotolkan, menjadi penghias di meja makan
tentu masuk akal dilakukan, pakai perangkap, namun tidak akan pernah saya lakukan

Ada banyak sekali jenis cinta di dunia ini
Yang jika kita cinta, bukan lantas harus memiliki
Ada banyak sekali jenis suka, kasih dan sayang di dunia ini
Yang jika memang demikian, tidak harus dibawa pulang

Egois sekali, Kawan, jika tetap kau lakukan.
Lihatlah, tiada lagi sunset tanpa matahari
Tiada lagi indah langit tanpa purnama
Juga taman tanpa mawar merekah
Ataupun temaram malam tanpa kunang-kunang

Ada banyak sekali jenis cinta di dunia ini
Yang jika sungguh cinta, kita akan membiarkannya 
Seperti apa adanya
Hanya menyimpan perasaan itu dalam hati
Selalu begitu, hingga akhir nanti.



(Tere Liye)

Memilikimu

Posted by : yuliarie11
Date :Jumat, 16 Mei 2014
With 0komentar

Jikustik - Puisi

| Senin, 28 April 2014
Baca selengkapnya »

Ini adalah salah satu lagu lama yang masih melekat kuat di ingatanku hahahaha
Entah kenapa sejak SMP udah suka banget sama lagu ini :D
Mendengar lagu ini, membongkar lagi ingatan masa lalu.. nostalgiaaaaa.. ^_^


Jikustik - Puisi


Aku yang pernah
Engkau kuatkan
Aku yang pernah
Kau bangkitkan
Aku yang pernah
Kau beri rasa

Saat ku terjaga
Hingga ku terlelap nanti
Selama itu aku akan selalu..
Mengingatmu..

Kapan lagi kutulis untukmu
Tulisan-tulisan indahku yang dulu
Pernah warnai dunia
Puisi terindahku hanya untuk mu

Mungkinkah kau 'kan kembali lagi
Menemaniku menulis lagi
Kita arungi bersama
Puisi terindahku hanya untukmu




Jikustik - Puisi

Posted by : yuliarie11
Date :Senin, 28 April 2014
With 0komentar

[Puisi] SENDIRI

| Sabtu, 25 Mei 2013
Baca selengkapnya »


Dalam kesendirian dan gelapnya malam
Hanya bisa menangis tanpa suara
Jangkrik yang berkerik ria
Menusuk tajam relung hati yang kosong

Senyum yang menghias bibir ini
Pahit..
Dalam kesendirian
Dan ketakutan

Tubuh kecil ini,
Ringkih..
Habis tertelan masa
Masih sendiri
Dalam hampa..

Menangis..
Hati yang hancur
Tanpa air mata
Telah kering berganti darah

Pedang-pedang panjang
Terus menghujam
Terus menerus..
Menusuk jantung dan hati yang kosong
Kacau..

Rasa sakit yang menyergap
Membunuh hati..
Membunuh jantung..
Membunuh perasaan..
Dan akhirnya mati

Masih sendiri
Selalu sendiri
Pada dunia ramai
Tanpa teman

[Puisi] SENDIRI

Posted by : yuliarie11
Date :Sabtu, 25 Mei 2013
With 0komentar
Tag : , ,

[Puisi] Di bawah Langit Penyesalan

| Sabtu, 04 Mei 2013
Baca selengkapnya »
Saat menatap langit malam purnama penuh bintang

Aku teringat akan semua kenangan pahit dari mimpiku yang telah hancur

Penyesalan itu datang menyesakkan

Ketidakberdayaanku...

Kesalahan-kesalahanku..

Semuanya mengisi pikiranku dan melumpuhkanku..

Aku tak sanggup melihat Bulan yang begitu indah

Aku tak sanggup melihat rasi-rasi Bintang yang merangkak di atas kepalaku

Aku tak sanggup menatap gelapnya langit malam yang pernah mengawali semua perasaanku,

Perjalanan hebatku..

Cahaya Bulan yang terang seakan memanaskan mataku

Dan membuatnya mengeluarkan titik-titik air kesedihan dan penyesalan

Aku tak bisa menyalahkan siapapun..
 

Aku tak boleh menyalahkan siapapun..

Aku hanya terlalu meremehkan..

Tak ada gunanya penyesalan..

Tak ada gunanya kesedihan..

Mimpi itu telah hancur..

Sayap itu telah patah..

Di bawah langit bertabur Bintang

Di bawah cahaya Bulan yang cemerlang


Ini hanyalah puisi lama yang dibuat di bawah langit purnama dan penuh bintang di depan rumahku yang saat ini sangat kurindukan :)
Puisi ini mengingatkanku akan banyak hal. Mengingatkanku akan berbagai perjalanan hidupku, kegagalanku, bahkan penyesalanku :)

[Puisi] Di bawah Langit Penyesalan

Posted by : yuliarie11
Date :Sabtu, 04 Mei 2013
With 0komentar
Tag : , ,

[Puisi] Sahabatku Setialah

| Selasa, 23 April 2013
Baca selengkapnya »
Aku hanyalah manusia

Insan biasa yang serba kekurangan

Aku manusia tiada sempurna

Kau Sahabatku setialah

Walau kadang tak sejalan

Kau Sahabatku setialah

Walau kadang berbeda di jiwa

Aku tak sempurna seperti Nabiyallah Nabi Muhammad

Aku tak setaqwa Nabiyallah Ibrahim

Aku tidak semulia Nabi Ismail

Aku tidak setampan seperti Nabiyalloh Nabi Yusuf

Ku tak setabah Nabiyallah Nabi Ayyub

Aku tidak segagah Nabiyalloh Nabi Musa

Setialah



(puisi balasan untuk "Me and My New Life [Thank You, My Friends]" dari sahabatku, Hamida)

[Puisi] Sahabatku Setialah

Posted by : yuliarie11
Date :Selasa, 23 April 2013
With 0komentar

[Puisi] Sebait Kata untuk Sahabat

| Sabtu, 20 April 2013
Baca selengkapnya »


Pernah suatu saat kita bersama

Melewati hari-hari indah penuh kenangan

Pernah suatu saat kita bersama

Melakukan banyak hal yang terlihat gila

Pernah suatu saat kita bersama

Bermain-main layaknya anak kecil meski kita telah tumbuh besar

Pernah suatu saat kita bersama

Bertengkar karena hal-hal kecil, hingga kita tak saling tatap muka

Pernah suatu saat kita bersama..

Disaat-saat yang telah lalu

Suatu saat yang kini ada di masa lalu

Kini kita telah tumbuh semakin besar, semakin dewasa

Berjalan beriringan, meski tidak bersama lagi

Mengejar seluruh impian

Impian yang kita gantungkan bersama setinggi bintang di angkasa

Impian yang kan membawa kita untuk bertemu lagi suatu saat

Suatu saat di masa depan

Suatu saat dimana kita kan menyatukan lagi impian kita

Dan bersama meraihnya dari langit



[Puisi] Sebait Kata untuk Sahabat

Posted by : yuliarie11
Date :Sabtu, 20 April 2013
With 0komentar

Terima Kasih

| Senin, 10 September 2012
Baca selengkapnya »
Puisi ini aku persembahkan untuk seseorang yang selama dua tahun terakhir selalu membantuku, dengan sabar menghadapi aku yang merepotkan, dan sering berbagi hal-hal gila. XD
Walaupun ini hanyalah sebuah puisi jelek bermakna sangat sederhana, but here's the poem. :D

Terima Kasih

Terima kasih telah menjadi temanku
Yang telah menghindarkanku dari neraka kesendirian
Terima kasih telah menjadi sahabatku
Yang telah menemaniku dalam hari-hari terpurukku
Terima kasih telah menjadi kaki dan tanganku
Yang telah menopang kehidupanku
Terima kasih telah menjadi kakakku
Yang dengan sabar dan bijaksana membimbingku ke arah kebenaran
Terima kasih telah menjadi pangeran untukku
Yang telah mengenalkan padaku arti mencintai
Terimakasihku hanya untukmu
Senyum dan tawaku hanya untuk kebahagiaanmu
Bahuku hanya untuk sandaranmu
Aku hanya ingin berterimakasih
Dan membalas semua kebaikan yang telah kau berikan padaku
Yang telah kau ukirkan di hatiku
Selalu lah bersamaku..
Dan berbagi kisah denganku

Terima Kasih

Posted by : yuliarie11
Date :Senin, 10 September 2012
With 0komentar
Tag : ,
← Prev
▲Top▲